Bagan Warna Daun


Bagan Warna Daun (BWD) adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kehijauan daun tanaman, terutama tanaman padi, yang berkaitan dengan status nitrogen dalam tanah. Alat ini sangat bermanfaat untuk membantu penyuluh pertanian dalam memberikan rekomendasi pemupukan yang tepat kepada petani. Penggunaan pupuk nitrogen secara tepat dapat meningkatkan hasil panen, menghemat biaya, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Bagan Warna Daun

Manfaat Bagan Warna Daun
BWD dirancang untuk menyederhanakan proses penentuan kebutuhan pupuk nitrogen. Alat ini terdiri dari kartu dengan gradasi warna hijau yang mewakili kondisi daun tanaman. Penyuluh pertanian menggunakan BWD untuk memandu petani agar dapat menilai apakah tanaman mereka membutuhkan tambahan pupuk nitrogen atau tidak.

Langkah-langkah Penggunaan Bagan Warna Daun
Berikut adalah langkah-langkah penggunaan Bagan Warna Daun yang perlu dipahami oleh penyuluh pertanian dan disampaikan kepada petani:

  1. Waktu Pengamatan
    Pengamatan menggunakan BWD sebaiknya dilakukan secara berkala pada fase penting pertumbuhan tanaman, seperti fase anakan aktif (21-28 hari setelah tanam), fase awal pembentukan malai (35-42 hari setelah tanam), dan fase pengisian butir.

  2. Pemilihan Daun untuk Pengukuran
    Pilih daun yang masih sehat dan segar untuk menghindari bias pengukuran. Idealnya, daun yang dipilih adalah daun ketiga dari pucuk. Pastikan daun yang diukur bersih dari kotoran atau serangga agar warna asli daun tidak terpengaruh.

  3. Menyandingkan Daun dengan BWD
    Ambil satu helai daun sampel dan letakkan sejajar dengan gradasi warna pada BWD. Bandingkan warna daun dengan skala warna pada BWD, dan cari warna yang paling mendekati warna daun.

  4. Mencatat Skala Warna Daun
    Catat angka atau skala warna yang sesuai dengan warna daun. Jika warna daun berada di antara dua skala, pilih angka rata-rata dari kedua skala tersebut. Lakukan pengukuran pada beberapa sampel daun untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif.

  5. Analisis dan Rekomendasi Pemupukan
    Berdasarkan skala warna yang diperoleh, tentukan kebutuhan pemupukan nitrogen dengan acuan berikut:

    • Warna Hijau Muda (Skala 2-3): Menandakan defisiensi nitrogen, segera lakukan pemupukan tambahan.
    • Warna Hijau Sedang (Skala 4-5): Kecukupan nitrogen, pemupukan tambahan dapat diberikan jika kondisi tanah kurang subur.
    • Warna Hijau Gelap (Skala 6 atau lebih): Kecukupan atau kelebihan nitrogen, hentikan atau kurangi pemberian pupuk.
    Pengamatan Warna Daun

Tips untuk Penyuluh Pertanian

  • Pastikan petani memahami bahwa kondisi tanah, jenis varietas padi, dan kondisi iklim dapat mempengaruhi hasil pengukuran. Oleh karena itu, BWD hanya digunakan sebagai alat bantu, bukan satu-satunya acuan.
  • Dorong petani untuk mencatat pengukuran secara berkala agar pemupukan nitrogen dapat diatur lebih efektif dan efisien.


Penggunaan Bagan Warna Daun membantu petani menentukan kebutuhan pupuk nitrogen secara lebih akurat dan ekonomis. Penyuluh pertanian berperan penting dalam memberikan panduan dan pelatihan kepada petani tentang cara penggunaan BWD yang benar. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan produktivitas tanaman meningkat, biaya pemupukan dapat ditekan, dan lingkungan tetap terjaga.

Komentar

Postingan Populer