LARVA KEPIK, MUSUHNYA TANAMAN TERONG
Kumbang kepik (famili Coccinellidae) memiliki dua peran berbeda dalam ekosistem, tergantung pada spesiesnya. Sebagian besar spesies adalah predator alami yang bermanfaat, tetapi beberapa spesies, seperti Epilachna admirabilis, justru menjadi hama tanaman
Larva Epilachna admirabilis, yang termasuk dalam famili Coccinellidae (kepik), memang dikenal sebagai hama tanaman, termasuk daun terong. Tidak seperti kepik lainnya yang umumnya predator hama, larva Epilachna admirabilis bersifat herbivora dan menyebabkan kerusakan pada daun dengan pola seperti lubang atau transparansi akibat lapisan daun dimakan.
Kerusakan yang Ditimbulkan:
- Larva dan serangga dewasa memakan jaringan daun di antara tulang daun, meninggalkan pola khas berupa bagian daun yang transparan (sering disebut "skeletonization").
- Serangan berat dapat menyebabkan daun menjadi kering, mengurangi fotosintesis, dan pada akhirnya menurunkan hasil panen.
Pengendalian Hama Epilachna admirabilis:
Pengendalian Secara Mekanis:
- Pemungutan Manual: Ambil larva dan serangga dewasa secara manual dari daun yang terserang, terutama jika populasinya masih rendah.
- Pemusnahan Daun Terserang: Potong dan musnahkan daun yang sudah terlalu rusak untuk mengurangi sumber makanan bagi larva.
Penggunaan Agen Hayati:
- Gunakan predator alami seperti Tachinid fly atau parasitoid yang dapat membantu mengendalikan populasi larva.
- Gunakan jamur entomopatogen seperti Beauveria bassiana untuk menyerang larva secara biologis.
Aplikasi Pestisida Nabati:
- Larutan minyak nimba (neem oil) efektif mengusir dan menghambat pertumbuhan larva.
- Ekstrak tanaman seperti bawang putih, cabai, atau daun pepaya bisa digunakan sebagai insektisida alami.
Penggunaan Insektisida Kimia (Jika Serangan Parah):
- Gunakan insektisida berbahan aktif seperti abamektin atau spinosad, tetapi aplikasikan dengan dosis yang sesuai dan hindari penggunaan berlebihan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Rotasi Tanaman:
- Rotasikan tanaman terong dengan tanaman non-solanaceae untuk memutus siklus hidup hama ini.
Pencegahan:
- Tanam varietas terong yang lebih tahan terhadap serangan hama.
- Jaga kebersihan lahan dan hindari penumpukan sisa-sisa tanaman yang bisa menjadi tempat persembunyian hama.



.jpeg)

Komentar
Posting Komentar